Aqidah Islamiyah

Pintu Dakwah

Selasa, 11 Oktober 2022

Biografi TGH. Hamdani Khaerul Fikri


   
     Ustadz Hamdani Khaerul Fikri tempat tanggal lahirnya di Mataram, 09 oktober 1989 sekarang beliau tinggal di Gontoran Timur, Desa Gontoran, Kec.Lingsar, Kab.Lombok Barat, Nusa tenggara Barat. Beliau juga sekaligus dosen di Universitas Islam Negeri Mataram (UIN). Kifrah beliau di masyarakat sangatlah baik bisa kita liat dari pengalaman organisasi beliau dari sanalah kita bisa liat kifrah beliau. Beliau awal berdakwah dimulai dari keluarga terdekat dan masyarakat sehingga beliau mulai dikenal baik oleh masyarakat dan sampai di undang untuk berdakwah di berbagai desa.        
      Adapun kifrah beliau sebagai berikut:
 - Anggota MUI Kab. Lombok Barat - Pengurus cabang Nahdlatul Ulama Lombok Barat (2016-sekarang)
 - Pengurus cabang Nahdlatul Ulama Kab. Lombok Barat (2016-sekarang) 
- Anggota tetap pengurus FKPT Provinsi NTB(sampai sekarang)
 - Ketua LDNU Kab. Lombok Barat (periode 2020-2025) 
- Wakil sekretaris Dewan Masjid Indonesia Provinsi NTB (2020-2023)
 - Ketua organisasi santri Nurul Haramain (OSNH) Narmada (2007-2008)




PEMBAGIAN KELOMPOK UJIAN AKHIR SEMESTER

Pembagian Kelompok UAS Cyber Dakwah




Kelompok I


Aqidah Islamiyah


Apriliana

Fakhri Hidayat

Yulia Safitri

Muhammad Amrullah

Indra Ardani

Kelompok II


Tarikh

Seni Sriani S.Ora

Indah Alawiya Khairunnisa

Zaldi Ikhwanuddin

Dea Zahwa Ananda

Rosiana Eka Putri

Kelompok III


Fiqih

Inda Puspita Aulia

Muhammad Tio Pangestu

Rina Fadila

Nurhidayah

Ghina Afril Fadillah

Kelompok IV


Khazanah Islam

Atika Ulfatussani

Deksa Prasetya Hutama Putra

Yuni Astuti

Najibatul Ula

Mubarrak Ali Sulthoni

Kelompok V


Muamalah

Julaela Asminiarti

Sasmita

Yulia Dintasari

Dymas Prayoga

Kelompok VI


Muslimah

Amelia Hartati Rukmana

Indazil Arzi

Slamet Rahayu Putri

Heni Hidayati








UAS diselesaikan paling lambat tanggal 23 November 2022 jam 09.10 Wita.

Ustadz H. SUHAIMIN

 Ustadz H. SUHAIMIN 



Orang bisa disebut tuan guru menurut H. Suhaimin adalah Orang yang punya peranan besar dalam masyarakat soal keagamaan memliki pondok, memiliki santri, memiliki ust di bawah bawah nya, bisa menguasai kitab terutama kitab kuning beliau selalu protes jika beliau di sebut tuan guru beliau selalu menjawab mohon maaf kapasitas saya belum sampai kesitu betul mungkin sekedar saya bisa bisa ada ilmu sedikit tpi belum bisa dikatakan tuan guru mengapa karena kitab kitab sy masih lemah yang kedua sy belum memiliki santri dan belum memiliki pondok pesantren ujar beliau. Beliau juga berkata sama saja bapak itu memasang baju besar sekali di badan sy yg kecil padahal kemampuan sy belum ada apa apanya

Biografi

Nama: H Suhaimin 

Asal: Kota Bima

Riwayat pendidikan: Mi kota Bima, MTs kota Bima, Pga Ian (1995) 

Sudah di angkat menjadi pns sudah menjadi guru menggunakan ijazah pga sambil kuliah kemudian beliau menjadi guru di mi dan mts dan juga sempat di angkat menjadi kepala sekolah terakhir beliau menjadi pengawas pendidikan agama Islam sampai 3 tahun yg lalu sudah memasuki masa pensiun. 

Beliau dimasyarakat terjun di bidang agama ada kaitan dengan berdakwah, memperbaiki bacaan al Quran adik adik dan ibu ibu sekitar dasan sari di sela sela beliau juga mengisj tausiah dan khutbah jum'at dan masyarakat dasan sari sangat menerima dengan baik keberadaan beliau. Ibu ibu dasan sari juga rutin mengadakan pengajian yg di isi oleh beliau langsung. 

Peran Ustadz H. Suhaimin

Peran beliau di masyarakat seperti apa? Sudah diperankan sebagai khatib, penceramah, sebai imam di masjid imam waktu, imam hari raya 4 tahun pertama hanya sebagai khatib saja lama kelamaan di pasangkan sebagai imam dan khatib sampai hari ini dan juga di perankan sebagai orang tertua atau sesepuh di dasan sari. 

Peran di luar? Mempunyai keluarga besar ada semacam pangguyuban seperti perkumpulan keluarga sekali sebulan mengadakan pertemuan yang di sertai arisan keluarga dan ada tausiah agama yang di isi oleh beliau, beliau juga sebagai ketua pangguyuban, beliau juga jika ada pernikahan pernikahan dilibatkan sebagai orang paling depan membawa misi atau mengkhitbah

BIOGRAFI USTADZ MUHAMMAD SOLIHIN



Nama : Muhammad solihin
Tempat dan tanggal lahir : 30 Mei 1986
Alamat : Pagutan karang genteng
Pendidikan : beliau menamatkan pendidikan sampai SMA dan tidak melanjutkan ke jenjang ke yang lebih tinggi, karna beliau fokus untuk mengembangkan ilmu agama dan karena keterbatasan biaya juga yang mempengaruhi beliau untuk tidak melanjutkan ke yang lebih tinggi. Metode yang di gunakan beliau dalam menuntut ilmu adalah dengan mendatangi rumah-rumah atau tempat pengajian para tuan guru.
Kemampuan : untuk kemampuan dan keahlian yang di miliki,beliau terbilang hebat dalam semua bidang mulai dari bidang tasawuf,nahu,saraf dan lain sebagainya,karna prinsip beliau cintai ilmu itu maka ilmu itu akan kamu dapatkan sesulit apapun itu.
Karya : untuk masalah karya beliau memang tidak menerbitkan atau menulis kitab-kitab akan tetapi karya beliau dalam bentuk anak didiknya yang banyak berhasil. Awal mula beliau mengajar yaitu ketika beliau baru pulang dari mekkah dan mengajarkan tentang manasik haji. Sejak saat itu beliau di percaya sebagai pengajar atau pembimbing bagi para calon jamaah haji. Selain itu sampai saat ini beliau masih pergi untuk menuntut ilmu ke tuan guru karena bagi beliau ilmu yang miliki belum cukup memumpuni untuk di ajarkan kami kira hal ini tidak sepenuhnya benar sesuai kata orang jaman dahulu semakin berisi sebuah padi maka ia akan semakin menunduk, selain menuntut ilmu belaiu juga sering menyalurkan ilmu-ilmu yang beliau dapatkan, beliau sering mengadakan pengajian rutin di rumahnya, pengajian ini di buka untuk umum terutama para remaja-remaja di sekitaran kampung tempat beliau tinggal. Selain itu beliau juga sering mendapatkan undangan untuk mengisi pengajian ke berbagai tempat salah satu contohnya yaitu daerah dakota, rembiga.

BIOGRAFI TGH MUNAJIB KHOLID SESELA



Drs.TGH Munajib Kholid

Drs. TGH. Munajib Kholid, dipanggil Tuan Guru Najib, lahir di sebuah dusun yang diberi nama “Kebun Rusak” Desa Sesela Kecamatan Gunungsari Lombok Barat Nusa tenggara Barat 19 Desember 1960 dari pasangan TGH.Muhammad Khalid dan Darmatasiah, sebuah keluarga kecil yang senantiasa pontang panting untuk “merubah” nasib anak-anaknya melalui pekerjaan leluhurnya “tani”. Kendati demikian ia lahir dari sebuah keluarga yang sholeh dan tinggal dalam atmosfer religius yang kental.
Ketika Beliau berusia tujuh tahun, Baliau mulai belajar dan tercatat sebagai seorang santri di madrasah Ibtida’iyah Sesela tahun 1973, di sinilah Beliau belajar ilmu alat seperti ilmu nahwu, ilmu shorof, mantiq, bayan, ma’ani, balaghah, dan lain sebagainya, bahkan sejak kecil Ia sering diajarakan berbagai macam ilmu oleh ayahnya TGH. Muhammad Khalid, seperti membaca al Qur’an, tajwid, I’rob (Nahwu-Shorof).
Setelah selesai belajar di bangku Ibtida’iyah Sesela Beliau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu di sebuah Pondok Pesantren yang dipimpin oleh Al Magfurullah TGH. Ibrahim Kholidi Kediri. Yang telah membuka jenjang Madrasah Tsanawiyah Kediri dan dinyatakan lulus tahun 1976. Madrasah Aliyah Islamiyah Kediri tahun 1980. Sambil nyantri memperdalam pengetahuan agama islam. Setelah menamatkan pendidikannya pada madrasah Aliyah Kediri lalu melanjutkan studinya pada pakultas tarbiyah IAIN Sunan Ampel Mataram dan menyelesaikan sarjana (S1) Tarbiyah Islamiyah Mataram tahun 1988. Beliau mulai dipercayakan mengajar disebuah pondok pesantren pada waktu masih menjadi seorang mahasiswa pada fakultas Tarbiyah Islamiyah Mataram tahun 1984 sampai sekarang.

Asal Mula Dipanggil TGH

Tuan Guru, begitulah gelar kehormatan yang diberikan oleh masyarakat karena kegigihan Beliau mengamalkan ilmunaya dengan penuh istiqomah di kalangan masyarakat luas di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Di samping itu TGH.Munajib Kholid telah berhasil menggagas perubahan nama dusun menjadi “Kebun Indah”, yang ditandai dengan diresmikannya nama tersebut oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat; H. Gatot Suherman. Hal ini membuktikan kepiawaian kepemimpinan TGH. Munajib Kholid dalam mendedikasikan dirinya sebagai pimpinan pondok pesantren Al-Halimy, yang semakin menambah kepercayaan masyarakat tentang keperibadiannya sebagai a umat di masa yang akan datang.

Peran dan pengaruh TGH. Munajib Kholid

BIDANG DAKWAH

Sebagai figur sentral bagi masyarakat sekitar telah mampu merealisasikan dakwah di Desa Sesela dan di luar desa Sesela. Adapun dakwah yang dilaksanakan di desa Sesela berupa pengajian umum yang rutin dilaksanakan 3 kali dalam 1 minggu. Lokasi dan sasaran dakwah terpusat di tiga masjid jami yaitu, masjid Jami Al-Halimy Dusun Kebun Indah, Masjid Jami’ Nur Salam Dusun Sesela Desa, dan Masjid Jami’ Baitul Hamid Dusun Muhajirin. Seiring dengan lokasi tersebut ternyata animo masyarakat untuk menghadiri dakwah yang disampaikan sangat besar. Hal itu bisa dilihat dari kehadiran warga dari 11 dusun yang ada di desa Sesela Kecamatan Gunung Sari Kabupaten LOBAR. Sedangkan materi yang disampaikan meliputi kajian tauhid, fiqh, akhlak, dan sejarah Islam.
Dengan semangat tri Darma Kepemimpinan yang digelorakan oleh Ki Hajar Dewantara yaitu Ing Ngarso Sungtolodo, Ing Madyo Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani. Maka implikasi dari dakwah yang disampaikan TGH. Munajib Kholid bagi masyarakat sangat mendasar sekali, yaitu : mampu merubah paradigma mind set masyarakat akan pentingnya mempelajari ilmu agama seabagai satu kebutuhan dalam hidup.; mampu mengubah cara pelaksanaan ritual ibadah yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya jauh dari perilaku bid’ah seperti ritual shalat terawih yang dilaksanakan dengan tergesa-gesa menyalahi ketentuan syariat Islam. Adapun dari sisi sosial nampak jelas dalam perilaku semangat gotong royong masyarakat dalam memajukan pembangunan sarana ibadah dan pendidikan.
Sedangkan dakwah yang dilaksanakan di luar desa Sesela meliputi tiga kabupaten dan satu kota madya yang sifatnya mingguan, bulanan, triwulan, dan tahunan. Tiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Lombok Barat,Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Timur dan Kota Madya Mataram . Ketersebaran para Alumni Pondok pesantren Al-Halimy disetiap daerah kabupaten sangat membantu pelaksanaan dakwah islamiyah yang dilakoni Beliau. Keikhlasan,ketekunan dan keistiqamahan Beliau dalam mengemban Amanah Allah yang ada pada diriNya merupakan motivator panggilan jiwa untuk terus bergerilia dalam mengkampanyekan Dakwah islamiyah keseluruh Ummat. Itulah realitas dari Firman Allah dalam Al-Qur’an yang memuji kepribadian Nabi Muhammad SAW sebagai pelaksanaan tugas yang di amanatkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad: “ Dan aku tidak mengutusmu (Muhammad) melaikan sebagai Rahmat bagi seluruh Alam”

BIDANG PENDIDIKAN dan SOSIAL

Ketokohan TGH Munajib Kholid tidak diragukan lagi, hal ini bisa dibuktikan dengan kepiawaian Beliau dalam memanage Organisasi Lembaga Pendidikan yang dipimpinnya. Posisi Dewan Pelaksana Harian (DPH) yang ada di pundaknya, sampai saat ini mampu mengantarkan perkembangan yang pesat bagi pendidikan di pondok pesantren Al-Halimy. Inovasi organisasi yang dilakukan telah menempatkan pengaruh yang sangat besar bagi terlaksananya kegiatan proses, artinya semua komponen kegiatan dalam kependidikan bisa menerima semua bentuk inovasi yang dilakukan. 

Karya-karya TGH. Munajib Kholid

  1. Tafsir Ibnu Kholid; Islam Agamaku Indonesia Bangsaku, 
  2. Keajaiban Sholawat; Terjemah Matan Az-Zubad; Terjemah Alfiyah Al-Irioqy, 
  3. Muhadasah Al-Yaumiyah Lil Mubtadi’in, 
  4. Risalah Maulid; Al-Islamu Diniy, 
  5. Nashi’ul Aulad, 
  6. Fiqhu Zakat, 
  7. Fiqhun Nikah, 
  8. Fiqhus Sholat, 
  9. Silsilatul Lujaini Fi Ilmil Arud Wal Qawafi, 
  10. Al-Barkhul Khotip Fi Ilmi Tauhid, 
  11. Manasik Haji, 
  12. Ilmu Fara'id
  13. Pendapat Ulama’ Ahlussunnah Wal Jamaah, Tentang Kematian, 
  14. Nguwur Beras Kesangkur Ibarat Dengan Genem Tafakkur Dait Bersyukur, 
  15. Fiqhus Siyam, 
  16. Madrajus Shogir Fi Ilmy Tafsir, 
  17. Membedah kelambu 5 pilar Islam, 
  18. Membakar Bid'ah, 
  19. Syarah Hikam, 
  20. Asrorussolawat, 
  21. Re Julat Telege Ngesat, 
  22. Risalah Alhalimiyah, 
  23. GENEOLOGI TGH Abdul Halim, 
  24. Meriri Benang Krukut. 

*Dokumentasi Wawancara dengan TGH. Munajib Khalid di kediaman beliau.

Selasa, 04 Oktober 2022

TUAN GURU H.MUJTAHID ABDUL HAFIZH .Lc





    



    pada tanggal 8 september 2022 tepatnya hari kamis, kami mahasisawa uin mataram melakukan kegiatan observasi untuk memenuhi tugas dari dosen kami untuk mewawancarai salah satu tokoh agama (Tuan Guru). Salah satu sasaran ialah Tuan Guru Haji Mujtahid Abdul hafizh.Lc Beliaulah salah satu tuan guru yang berada di Lombok barat yang lahir pada tanggal 31 Desember 1974, mempunyai 1 istri dan 3 orang anak, Tuan Guru Haji Mujtahid Abdul hafizh.Lc menenpuh pendidikan saat masih kecil di SDN Talaga waru, dan di lanjutakan di MTS NW Bagek Polak, setelah lulus dari MTS beliau melanjutkan ke Aliyah Nurul Hakim kediri Beliau menjadi santri di ponpes tersebut. setelah lulus dari ponpes tersebut beliau merantau ke luar pulau untuk belajar ilmu di sana, beliau menempuh D3 dan S1 di LIPIA Jakarta ,setelah beliau selesai menempuh pendidikannya di sana beliau kembali ke kampung halamannya yang berada di pulau Lombok. dan setelah beliau kembali, beliau langsung menempuh S2 di Uin mataram manggambil jurusan HKI ( Hukum Keluarga Islam). 

    setelah mejelesaikan pendidikan S2nya, beliau langsung di minta untuk mengajar pada tahun 2007-2009, beliau mangajar di bogor untuk mempersiapkan dai-dai di desa al- wafa di bogor, seiring berjalanannya waktu pada tahun 2009 sampai 2020 beliau melanjutkan mengajar di ma'had Kholid bin Al Walid Di universitas Muhammadiyah, di saat bersamaan tahun 2017 beliau juga mangajar di Ma'had Ali Nurul Hakim dan beliau juga sekarang menjadi Kepala matdrasah aliayah di ponpes Al-Istiqomah Telaga waru Labuapi Lombok barat, Tuan Guru H. Mujtahid selain Menjabat sebagai kepala Madrasah ia juga sekaligus sebagai kepala pimpinan pondok di MA tersebut dari tahun 2017 hingga sekarang. salain itu Kegiatan beliau sekarang juga selain mengajar di madrash Al-Istiqomah beliau juga mangajar di masjid telaga waru kepada masyarakat di sana 1 kali dalam seminggu ,dan beliau juga mangajar di musholla telaga waru untuk mengisi pengajian 1 kali dalam seminggu, dan selain itu Tuan Guru mujatahid juga menjadi Khotib di beberapa tempat di telaga waru, Pagesangan, pagutan permai, batu Ringgit, sandik ( perumahan sandik ),masjid kampus Muhammadiyah,masjid Al Mujahidin. Dari awal beliau menempuh jenjang perkuliahan mengambil jurusan HKI (Hukum Keluarga Isalam) Dari D3 dan S1 di LIPIA jakarta sampai beliau S2 di Uin mataram pada fakultas syari'ah jurusan HKI. Saat beliau menyampaikan ( mengajar) yang beliau berikan kepada masyarakat ada berbagai macam ilmu (berragam ) Mulai dari ilmu fiqih Syafi'i di MA Al-Istiqomah, saat di musholla beliau mengajarkan Fathul qorib, dan saat di masjid beliau mengajarkan tafsir, dan jika beliau di ponpes beliau mengajarkan semua kitab mulai dari Syarah Dahlan,ta'limul muta'allim, di ma'had Ali nahwu,fiqih muamalah, dan bahasa Arab. Dan saat ini juga Tuan Guru H. mujtahid Sekarang juga di tarik PUTM untuk mengajar di sana sebagai pengajar di PUTM ( Pengkaderan Ulama Tarjih Mataram) di kampus universitas Muhammadiyah Mataram untuk mahasiswa yang mendapat beasiswa. Beliau juga sudah mendirikan yayasan sendiri yaitu Ma'had yang berada di wilayah Mataram berlokasi di belakang Bank Indonesia yang bernama Ma'had Umar bin Abdul Aziz, khusus pada yayasan terusebut ia berfokus pada bahasa Arab pada yayasan tersebut.

     Tuan Guru H. mujtahid adalah salah satu Tuan guru yang banyak membantu masyarakat untuk memeberikan ilmu agama kepada masyarakat agar masyarakat tidak tersesat, beliau selalu istiqomah dalam mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat semoga Tuan Guru H. Mujtahid Abdul Hafizh.Lc di berikan umur yang panjang dan berkah untuk menyebarkan ajaran agama allah agar masyarakat di tidak tersesat dan bisa mengerti tentang ilmu khususnya ilmu agama agar tidak menuju jalan yg salah.


PROFIL TGH. ABDUL WAHID




    TGH.Abdul Wahid, Lahir di Lendang bajur,07 Desember 1972 kemudian menempuh pendidikan pertama di SD yang berada di gunung sari,kenudian melanjutkan pendidikan lagi di Mts yang berada di Kapek MA juga di Kapek,kemudian melanjutkan lagi D3 mengambil jurusan pendidikam Biologi,S1 beliau ngambil jurusan pendidikan Biologi juga dan beliau melanjutkan lagi yaitu S2 mengambil jurusan yang lebih spesifik lagi yaitu ilmu tanaman.

    Jadi kalau dillihat atau diamati dari latar belakang beliau, beliau bisa dibilang bukan seorang Ustadz (sebelum beliau menyanding gelar seorang Tuan Guru), tapi Karena beliau orang Gunung Sari lebih khusus lagi orang Kapek jadi banyak Tuan Guru besar yang banyak tempat beliau menimba atau menggali ilmu agama. Guru beliau yang pertama, yaitu paman beliau sendiri yang bernama Ustadz Abdul Muin (sekarang sudah menjadi Tuan Guru besar juga) dulu beliaulah yang mendasari beliau-beliau menjadi seorang Tuan Guru dan beliaulah (TGH.Abdul Muin) menjadi pionir, dan TGH.Abdul Muin beliau ini berguru langsung dari Datuq Umar orang tua dari Tuan Guru Mustafa (Pendiri Al-Aziziyzah). Beliaulah yang mendasari beliau-beliau ini sampai mereka faham kemudian baru dikirim ke Datuq Umar di kapek. Dan beliau dapat menimba ilmu dari para sesepuh-sesepuh inilah beliau belajar ilmu agama, dan lanjut beliau menimba ilmu pada putra-putra Datuq Umar menjadi seorang santri memakai halaqah-halaqah seperti Ma’had memang tidak resmi tetapi ilmu yang belliau dapatkan luar biasa sehingga beliau memilliki jadwal yang sangat pada masa itu. Jadi beliau belajar formal dan sambil belajar non formal.

    Kemudian TGH.Abdul Wahid beliau lulus Madrasah Aliyah pada tahun 1991, setelah itu beliau tidak langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tetapi beliau mengisi dengan kegiatan seperti pengajian-pengajian. Sehingga beliau bisa menimba ilmu lagi pada Tuan Guru yang sudah memiliki ilmu yang lebih-lebih untuk dibagikan kepada orang- orang yang ingin menambah atau menggali ilmu agama lebih dalam lagi. Kajian – kajian beliau dari sebelum nikah beliau sudah ada pengajian ibu-ibu, pengajian ibu-ibu ini adalah pengajian dasar seperti Matan Taqlim itu adalah fiqih dasar yang dulu beliau dapat di pesantren tahun 1996-1997 beliau sudah mulai memberikan pengajaran kepada ibu-ibu di Mushola. Kemudian setelah beliau selesaei S1 dan diberikan tugas ke Bima tahun 2004 semua kegiatan beliau di kampung pengajian ibu-ibu kemudian di beberapa masjid pengajian umum beliau tinggalkan sementara untuk melaksanakan tugas di Madrasah Aliyah negeri yang ada di Bima selama 2 tahun.

    Selesai tugas di Bima beliau pulang ke Lombok beliau tambah lagi,artinya tambah banyak lagi masjid tempat beliau memberikan pembelajaran sampai dengan saat ini untuk di Lombok Barat seputaran Gunung sari batu layar, untuk malam jum’at beliau menyampaikan kajian rutin di Masjid yang ada di Gunung sari, kemudian untuk malam Sabtu di masjid keluwu. Nah dan malam sabtu ini semuanya digilir malam sabtunya juga ada di masjid yang ada di Kapek, Malam sabtunya juga ada di KLU di kluwi dan malam sabtu ada di KLU juga di starle. Kemudian malam minggu di Teloke batu layar,ada juga di Kekait,di Pelempat dan di Sengigi. Dan beliau juga ada tempo-tempo untuk mengisi kajian di Kekait Daye pada malam minggu. Karena malam minggu hanya ada 4 hari dalam sebulan tapi tempat beliau ngisi ini ada 6 tempat. Malam senin ada di Tibu ambung,disebelah utara pasar yaitu Karang kerem (1 kali sebulan),kemudian dibedas munawarah malam senin iniada di 3 tempat. Malam selasa di Kota Mataram Karang mas dekat Universitas 45 dan malam selesa ini giliran mala mini di Karang mas malam selesa nya lagi di Kapek atas.Malam rabu di pondok Adinul Qoyim. Malam kamis ada 2 tempat ada Guntur Macan sama di Gunung diatasnya Makam batu niki. Malam jum’at balik lagi ke masjid.

    Jadi kajian-kajian beliau ini full dari habis maghrib sampai habis isya full. Nah itu kalau kajian-kajian beliau jika pagi karena beliau masih status PNS jadi dari pagi sampai jam 2 siang beliau ada di kantor. Kemudian sorenya setiap hari beliau punya Ribat,ribat ini istilah yang jarang sekali dipakai sekarang ini biasanya kana da istilah Ma’had,Pps tapi beliau pake istilah Ribat karena disana penggeng berena. Disni beliau khusus punya santri baru 11 orang walaupun ada yang keluar masuk dan sekarang ini udah ada 12 orang itu khusus untuk teman-teman yang tidak bisa kuliah, jadi khusus untuk teman-teman yang lulusan MA,SMA,SMK tapi mereka mau mengaji jadi mereka dipersilahkan untuk menghafal,mengaji kitab jadwal sudah ada dan mereka yang belajar mengaji disana tidak perlu bayar. Karena sudah di dukung oleh masyarakat. Nah jadi beliau ini tiap sore ada disana untuk menyimak hafalan-hafalan Al-qur’an dari mereka-meraka yang belajar mengaji ditempat beliau. Jadi untuk jadwal beliau ini setiap harinya sudah full kecuali Maullid Nabi beliau akan menyempatkan diri untuk menerima undang Maulid ditempat-tempat tertentu karena Maulid ini sekali setahun.

 


Khazanah islam "Manusia terbaik dimata Allah"

  A. Pengertian Khazanah Islam            Khazanah Islam adalah kekayaan budaya Islam atau hal-hal yang tersimpan dalam Islam. Islam S...